Kebiasaan dan Kebudayaan Masyarakat Prancis

Kebiasaan dan Kebudayaan Masyarakat Prancis – Prancis merupakan salah satu negara yang berada di Benua Eropa. Berbatasan langsung dengan Belgia, Swiss, Italia, Spanyol, Jerman, dan Luxembourg. Prancis termasuk suatu negara yang banyak dikenal oleh masyarakat, selain romantis, negara ini juga memiliki berbagai macam brand fashion ternama yang berpusat di Kota Paris. Berhubung Prancis termasuk ke dalam salah satu negara tertua di dunia, maka banyak menjadi contoh untuk negara lain dalam bidang Kebudayaan, bahkan termasuk kebiasaan masyarakat Prancis yang sampai saat ini masih dilakukan. Adapun beberapa kebiasaan dan kebudyaan yang ada dalam masyarakat Prancis ialah sebagai berikut:

1. Makan Roti
Makan roti merupakan sebuah kebiasaan kuno yang sampai saat ini masih tetap dilakukan. Jenis rotinya ialah Baguette, yang konon katanya sudah ada sejak tahun 1800an. Masyarakat Prancis mayoritas menyukai roti ini, sampai-sampai setiap hari seusai mereka beraktivitas atau sepulang kerja selalu terdapat roti ini di tangannya. Dengan demikian, banyak orang menyebut Baguette sebagai roti Prancis. Di samping itu, sebelum roti ini mendunia seperti saat ini, awal mulanya juga memang berasal dari Prancis. Sedangkan kebiasaan unik yang terdapat dalam budaya makan roti ini ialah menyobek sedikit di bagian ujung dan mengulanginya sampai roti habis. Maka, jarang ditemukan orang Prancis memakan roti ini dengan digigit. Bahkan sebagain dari mereka ada juga yang kerap mengkombinasikan roti ini dengan saus saat memakannya.

2. Little Gourmands
Little Gourmands ialah Kebiasaan makan anak kecil dalam mencicipi makanan orang dewasa seperti burger, hotdog, chicken finger dan berbagai makanan lainnya. Hal ini tentunya berbeda dengan kebudayaan negara-negara lain, dimana biasanya terdapat perbedaan antara makanan anak-anak dan orang dewasa. Dengan demikian, anak-anak juga bisa merasakan makanan yang kerap dimakan orang dewasa. Sehingga, tidak heran apabila makanan Prancis saat ini sudah terkenal di berbagai penjuru dunia.

3. Kebiasaan Romantis
Hal ini merupakan salah satu ciri khusus atau julukan yang dimiliki oleh Prancis. Julukan sebagai negara romantis ini berawal dari sebuah kebiasaan yang ujung-ujungnya menjadi sebuah kebudayaan bagi masyarakat Prancis yaitu dalam hal surat-menyurat. Melalui surat ini banyak dituangkan mengenai ekspresi, perasaan dan ungkapan cinta. Bahkan tidak hanya sekedar surat melainkan sampai pada pembuatan beberapa karya seni seperti misalnya lukisan. Dengan demikian, hal ini menjadi sebuah kebiasaan turun-temurun dari zaman kuno sampai saat ini bagi masyarakat Prancis. Sehingga, terdapat pekan dan festival seni nasional yang digelar tiap tahunnya. Acara ini biasanya tersusun dari ribuan macam karya seni yang dicurahkan oleh masyarakatnya.

4. Mengepak barang belanjaannya sendiri
Berbeda dengan kebiasaan yang ada di beberapa negara lainnya mengenai hal-hal yang dilakukan seusai belanja di toko atau swalayan. Di Prancis, seorang pembeli akan dilayani saat membayar saja, setelah itu mereka diminta untuk mengepak dan mengemas barang belanjaannya sendiri. Sehingga, sudah disediakan barang berupa tempat atau kantong yang digunakan serta beberapa alat pendukung seperti tali atau perekatnya. Sehingga, hal ini menjadi sebuah kebiasaan yang merupakan salah satu bagian dari kebudayaan yang dimiliki oleh Prancis.

Itulah beberapa contoh perilaku yang biasa dilakukan oleh masyarakat Prancis, sehingga berhasil membentuk suatu kebiasaan yang merupakan bagian dari sistem kebudayaan. Dari beberapa kebiasaan diatas konon telah dipercayai sejak ratusan tahun yang lalu, maka bisa juga disebut sebagai tradisi turun-temurun bagi masyarakat Prancis.